BUKTI dan FAKTA Manhaj Bunglon Dzulqarnain dan Sikap Main-Mainnya Dengan Hajuriyun

Manhaj Bunglon Dzulqarnain & Sikap Main-mainnya Bersama Hajuriyun

(Data & Fakta)

manhaj bunglon dzulqarnain

Bismillah.

Pada makalah ini kita akan menampilkan kronologis beberapa kejadian terkait fitnah Hajuriyah yang bergabung dan bekerjasama dakwah bersama Dzulqarnain dan para pengikutnya.

Dan akan kita buktikan bahwa bersatupadunya jaringan MLM ini (Mutalawwin-La’aab-Makir) dengan Hajuriyun dalam keadaan mereka benar-benar memerangi Salafiyin dan para ulamanya. Baca lebih lanjut

Apa Salah Saya? ~ JAWABAN UNTUK ORANG BINGUNG (DZULQARNAIN AL MAKASSARI)

 

Apasalahku1a

APA SALAH SAYA???? JAWABAN UNTUK DZULQARNAIN

Al Ustadz Muhammad Umar As Seweed Hafizhahullah

[Tanya]

“Terkait penjelasan Dzulqarnain kemarin di AMWA, bagaimana menyikapi syubhat bahwa Syaikh Rabi’ harus merinci point-point kesalahan Dzulqarnain?”

[Jawab]

Ya… Ngomong sama Syaikh Rabi’… Suruh datang ke Syaikh Rabi’. Kemarin datang ke Syaikh Rabi’ kenapa gak ngomong? “Syaikh, engkau harus merinci semua yang engkau katakan tentang aku!!” Kenapa nggak ngomong begitu? Kenapa sekarang ngomongnya? Ketika ketemu, dia nggak ngomong, sekarang baru ngomong… Ini “KEANEHAN” yang terjadi pada dia (Dzulqarnain). Na‘am. Baca lebih lanjut

Menantang Tuduhan Pembunuhan oleh Orang-orang Dekatnya Dzulqarnain Al Makasari

 

Menantang Tuduhan Pembunuhan

Oleh Orang-orang Dekatnya Dzulqarnain Al Makasari

(Hejaz Grenjeng yang Didukung oleh Haris Abu Naufal Aceh) :

Syari’at Islam Mewajibkan Kalian untuk Menghadirkan Bukti & Saksi!!!

(Dzulqarnain Al Makasari Adalah Mufti Kami Semasa Laskar Jihad)

KAU DUSTA

HARIS ACEH & JAFAR SALIH BAGAIKAN DUA SISI MATA UANG,  NASIB YANG MEMBEDAKAN KEDUANYA HANYALAH  STATUS “KAMBING HITAM”

Sesungguhnya, upaya ahlul ahwa’ untuk menghancurkan Ahlussunnah dilakukan dengan berbagai jalan walaupun sarang laba-laba yang teramat lemah sekalipun diraihnya karena dianggapnya dapat dijadikan sebagai pegangan yang kuat untuk bergantung dan bergelayutan. Allahul musta’an.

Manakala tingkah polah dan makar pujaannya (Dzulqarnain Al Makasari) Baca lebih lanjut

Tanggapan Al Ustadz Hasan Rasyid Lc atas Pernyataan (Membabi Buta) Khidir bin Sunusi Al Makassari

 

 

Tanggapan1

 

Bismillah.

Setelah mendengar ceramah  Khidir (kakak kandung dari Dzulqarnain) yang disampaikan di Panciro pada malam Jum’at kemarin, maka saya Hasan bin Rosyid-Kendari menyatakan bahwa pada manhaj saudara Khidir  sangat lemah dan rapuh sebagaimana sarang laba laba dengan beberapa alasan berikut: Baca lebih lanjut

Asy Syaikh Rabi’ Belum Mencabut Tahdzirnya Terhadap Dzulqarnain Al Makasari

asy syaikh Rabi belum mencabut tahdzirnya atas dzulqarnain al makassari

Bismillah.
Ust.Askari hafizhahullah telah mengabarkan kepada saya bahwa pada pertemuan asaatidzah dgn syaikh Robi’ beberapa waktu yang lalu dgn tegas Syaikh Robi’ mengatakan “أنا ما سحبت التحذير” (Saya tidak pernah menarik tahdzir tersebut) beliau mengucapkannya 2 kali. Syaikh Robi’ hafizhahullah mempersyaratkan kebenaran taubat ust.Dzulqarnain apabila memenuhi syarat taubat yang disebutkan oleh Allah Azza Wajalla dalam surah Al-Baqorah : 160.

Maka dengan ini ana Abu Athiyyah Rismal dengan tegas menarik apa yang telah terucap dari ana sebelumnya sebagaimana yang telah tersebar dalam bentuk audio, dan ana tegaskan bahwa tahdzir syaikh Robi’ masih berlaku kepada ust.Dzulqarnain sampai beliau memenuhi syarat-syarat taubat tersebut. Adapun terkait teleconference syaikh Hani baru-baru ini dan yang lainnya akan dijelaskan secara rinci dan ilmiah oleh para asaatidzah sepulang umroh nanti. Demikian sebagai pelaksanaan amanah ilmiah dari ana dan sebagai bentuk rujuk dari ucapan ana yang telah tersebar.
Wassalam
Abu Athiyyah Rismal
(Tulisan ana ini telah di muroja’ah oleh Al-Ustadz Askari Hafizhahullah).

WhatsApp TIS (Thalab Ilmu Syar’i)

Sumber :http://tukpencarialhaq.com/2014/02/06/asy-syaikh-rabi-belum-mencabut-tahdzirnya-terhadap-dzulqarnain-al-makasari/#more-4975

Mengenal Manhaj Muwazanah

 

 

Mengenalmanhajmuwazanah

As Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’i rahimahullahu

 

Diantara fatwa As Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’i rahimahullahu ta’ala

Pertanyaan: Apakah yang dimaksud dengan Manhaj Muwazanah antara kebaikan dan keburukan, siapakah orang yang pertama kali menyerukannya, dan apa yang termasuk bagian darinya ?

Jawaban:
“Sebagian orang telah memahami bahwa dirinya termasuk seorang yang Majruh (dijauhi), kemudian mereka ingin menutup-nutupi dirinya yang tercela”. Baca lebih lanjut