Beranda » Manhaj » Jafar Shalih Menggali Lubang (Fitnah) Kuburnya Sendiri Bag.5

Jafar Shalih Menggali Lubang (Fitnah) Kuburnya Sendiri Bag.5

Bismillahirrohmanirrohim.

Ja’far Shalih Menggali Lubang (Fitnah) Kuburnya Sendiri (bag.5)

INI ADALAH UCAPAN BATHIL, TIDAK SEPANTASNYA MENOLEH KEPADANYA, PADANYA TERDAPAT KELANCANGAN TERHADAP ALLAH YANG DIKHAWATIRKAN ORANGNYA AKAN TERTIMPA ADZAB

(Asy-Syaikh Al ‘Allamah Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafizhahullah)

new

new

top

Pengantar

Ini adalah pertemuan ke-6 dalam pembahasan tuntas untuk membantah, menyingkap dan menghancurkan keyakinan bathil lagi sesat Jafar Salih Hadahullah dan yang sejenis dengannya seputar fitnah alam kubur dari sejak penegakan hujjah Al ‘Allamah ‘Ubaid Al Jabiri hafizhahullah pada daurah Bantul tahun lalu yang mana beliau di akhir jawabannya menegaskan… MAKA BERHATI-HATILAH DARI UCAPAN TERSEBUT DAN BERHATI-HATILAH DARI ORANG-ORANG YANG MENGATAKANNYA. KALAU MEREKA MASIH TERUS MEMBANGKANG, MEMBELA UCAPAN TERSEBUT MAKA MEREKA BERARTI PARA MUBTADI’AH YANG SESAT.- selesai-

Dan sungguh sangat disayangkan bahwa sampai saat ini si pemilik keyakinan bathil tersebut masih belum menampakkan tanda-tanda untuk rujuk bertaubat dari keyakinan sesatnya dan malah terus menampakkan keangkuhan, kesombongan dan pembangkangannya di depan dalil-dalil kebenaran dan malah terus melemparkan syubhat-syubhat bathil lainnya dari arena facebooknya dengan dukungan orang-orang jahat lagi pendusta tanpa malu semacam Hanan Bahanan Pustaka Ar Rayyan, Munajat Darussunnah Al Ilmu Jogjakarta, Badrimin (dan para suporternya) walaupun telah terbongkar dengan sekian banyak bukti menjadi fasilitator, kepanjangan lidah, corong Takfiriyun Kharijiyun Irhabiyun Ba’asyiriyun dalam mempropagandakan pemikiran sesat, pengkafiran dan hujatan-hujatan keji lagi kotornya terhadap Polri/Densus 88 serta pemerintah Republik Indonesia dan pemimpinnya. Allahul musta’an.

Wallahi, kami tidak akan menggunakan cara-cara preman atau bahkan mengangkat diri sendiri sebagai korlap untuk mengkoordinir (koordinasi itu cara preman hizbi atau bukan? http://goo.gl/QonbL atau http://goo.gl/YLEfm) ribuan –“nyamuk”- untuk menakut-nakuti seorang muslim yang sesungguhnya itu merupakan bukti betapa rapuh dan pengecutnya seseorang yang tidak mampu berdiri di atas kedua kakinya sendiri sehingga membutuhkan sandaran ribuan orang agar mampu memompa keberaniannya. Al-Haq tidaklah membutuhkan dukungan pengerahan banyak manusia –apalagi memprovokasi ribuan manusia- jika memang dia yakin dengan kebenaran yang didakwahkannya.

gbr1

Gambar 1. Munajat Al Ilmu Jogja dan HBO juga koordinasi untuk urusan teror. Cara licik (lama chasing) baru provokasi massanya, sembunyikan SMS penegasnya. Ribuan teman2 ana. Manhajnya siapa kerahkan RIBUAN ORANG untuk “nasehati” SATU ORANG??!! Masya Allah benar-benar gagah ber ani(masi).

Mereka gagah berani melakukan yang demikian ini ya ikhwah untuk apa? Untuk membela orang yang menipu Ahlussunnah, berani berdusta atas nama ulama!!! HANYA DEMI RODJA!!?! inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ada apa ini??? (lihat jawaban admintukpencarialhaq dan bukti faktanya di kolom pena pengunjung Februari 1, 2013 pada 10:20 pm).

Si Pendusta HBO ini bersama teman akrabnya, Jafar Salih si empunya keyakinan batil lagi sesat, dalam keadaannya yang telah diketahui sederetan bukti-bukti kejahatannya yang demikian masih pula tanpa malu memamerkan kedunguannya, rintihan dan igauannya seakan-akan kamilah sebagai penjahat penyusup yang sebenarnya hanya karena kami ungkapkan berbagai macam bukti kejahatan mereka dari tulisan-tulisan dan ucapan yang mereka sebarkan sendiri dengan sadar dan bangga ke khalayak umat.

Pembaca rahimakumullah….

Pernahkah anda mendengar sepak terjang gembong terbesar Munafik di jaman Rasul dan para shahabat beliau, si Abdullah bin Ubay bin Salul?

Pernahkah juga anda mendengar nama gerakan Saba’iyah? Gerakan ini dipimpin oleh Abdullah bin Saba’, seorang Yahudi dari ibukota Yaman, San’a. Dia meyakini dan mendakwahkan bahwa Ali radhiyallahu ‘anhu adalah Allah. Abdullah bin Saba’ juga mengobarkan fitnah bahwa ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meninggal, para shahabat kembali menjadi kafir kecuali tiga orang dst.

Para pengikut Abdullah bin Saba’ juga meyakini re-inkarnasinya (silakan simak pembahasan tentang hukum karma pada makalah di situs ini) Ali radhiyallahu ‘anhu adalah bagian dari sifat ketuhanannya. Oleh karena itulah Saba’iyah juga percaya bahwa Ali radhiyallahu ‘anhu tidak meninggal. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Lalu apa kaitannya Manhaj Abdullah bin Ubay bin Salul Ra’sul Munafik dan gerakan Saba’iyah Syi’ah Imamiyah Rafidhah dengan kami? Setidaknya itulah ta’yin SOPAN (asbun tanpa selembarpun data & bukti konkret lagi valid) HBO dan Jafar Salih setelah kejahatan-kejahatan manhaj mereka dibongkar lengkap dengan bukti faktanya.

gbr2

Gambar 2. Julukan-jukan buruk yang mereka alamatkan kepada orang yang dia benci: tukang onar dan penyusup, gerakan ala saba’iyah, mengadopsi ghuluwnya saba’iyah, manhajnya Abdullah bin Ubey bin Salul, cara yang dipakai metode ABDULLAH BIN UBEY SALUL, intelejen busuk.

Lihatlah wahai pembaca rahimakumullah, di saat dia menta’yin kami sebagai intelejen busuk, tukang onar, penyusup yang disusupkan oleh orang-orang tertentu untuk merusak dakwah salafiyah, di saat yang bersamaan tak lupa wajahnya memamerkan kedunguan dengan digembar-gemborkannya promosi kepada kita sekalian para dedengkot jaringan SALAFY GONCANG: SYAIKH KAMI, SYAIKH YAZID BIN ABDULQODIR JAWAS, SYAIKH ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT, SYAIKH AUNUR ROFIQ GHUFRON, SYAIKH AHMAS FAIZ ASIFUDIN DAN LAIN-LAINNYA DI PROFIL DIRINYA –si dungu ini- YANG BERGAMBAR LAFDHUL JALALAH, LAFADH ALLAH YANG MAHA SUCI LAGI MAHA PERKASA!! Allahumma…

Sejak kapan membantah dan membuktikan kemunkaran dan kejahatan mereka sesuai dengan bukti dan dalil-dalil yang ada dianggap sebagai bentuk kejahatan dari penyusup yang bermanhaj utama ra’sul munafik Abdullah bin Ubay bin Salul atau mengadopsi ghuluwnya gerakan Saba’iyah yang kafir?! Allahumma.

Wallahi siapakah manusia yang dengannya telah kami yakini dia sebagai Allah sehingga kalian punya hujjah di hadapan umat manusia -sebelum di pengadilan Rabbul ‘Alamin- tentang kekafiran kami bahwasanya kami bermanhaj utama ra’sul munafik Abdullah bin Ubay bin Salul dan telah mengadopsi ghuluwnya Saba’iyah Rafidhah Itsna Asy’ariyah wahai Hanan Overload dan Ja’far Salih (agar engkau lepas dari stempel Takfiri)??

gbr3i_resize

Gambar 3. Rusaknya Pertemanan, hakekat sebenar dari penyusup Mujahirin perusak dakwah Salafiyah. Semoga aparatur Kepolisian RI dimanapun berada yang hendak dikibuli oleh Mujahirin Hanan Bahanan si Pendusta ini bisa membaca bukti nyata kejahatan di atas.

Tukpembelahizbi dan Tukpenebarkebatilan http://goo.gl/vHmf4 bertaubatlah!!

Ataukah tudingan-tudingan ngawur lagi dungu murakab semacam itu hanyalah bukti kepanikan hebat kalian setelah tidak mampu berdiri di atas kedua kaki untuk membantah bukti-bukti kejahatan kalian sendiri yang kami ungkapkan? Dan lihatlah -wahai facebooker Jafar Salih- sekarang dengan gambar baru profil temanmu si dungu Hanan Bahanan!!!

gbr4

Gambar 4. Setelah terbongkar serial kejahatannya, si Fattan Pendusta bermulut kotor lagi zhalim itu face-off, mengganti profil wajah dirinya dengan lafdhul Jalalah, lafadh Allah Yang Maha Suci lagi Maha Mulia. Allahu Akbar!!!!

Apakah aksi Hanan ini merupakan pengagungan ataukah pelecehan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala ya ikhwah!?! Lafdhul Jalalah, lafadh Allah Yang Maha Suci lagi Maha Mulia dia jadikan sebagai profil dirinya yang dia persandingkan dengan berbagai macam foto ikhtilath makhluk hidup beraneka jenis kelamin jantan dan betina, beragam foto aksi dan gaya di facebooknya yang celaka?!!! Jawablah dengan ilmu dan jangan sekali-kali anda tertipu dengan 4 orang suporternya yang menyukai wajah baru si Pendusta ini atau sekian banyak asatidzah yang berada di sekelilingnya!!

Wallahi tidaklah tuduhanmu kepada kami (sebagai telah mengadopsi Ghuluwnya Saba’iyah yang mempertuhankan Ali radhiyallahu ‘anhu dan mengkafirkan mayoritas Shahabat Nabi –wal’iyadzubillah) beranjak sama sekali dari tempatmu bersandar –wahai si dungu facebooker Jafar Salih- kecuali telah mendapatkan jawaban yang menghinadinakan –kedunguanmu- dari gambar profil lafdhul Jalalah –Maha Suci Allah- wajah temanmu sendiri, si dungu pendusta facebooker Hanan Bahanan. Allahu Akbar!!

Allah Ta’ala tegaskan:

اسْتِكْبَارًا فِي الأرْضِ وَمَكْرَ السَّيِّئِ وَلا يَحِيقُ الْمَكْرُ السَّيِّئُ إِلا بِأَهْلِهِ … (٤٣)

“Karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri.” (QS. Fathir:43)

Sesungguhnya pemaparan bukti yang sedikit di atas telah lebih dari cukup jika hanya untuk membangunkan orang yang masih tertidur lelap atau menutup mata dari kejahatan dan kebobrokan manhaj mereka berdua serta pembangkangannya dari Al-Haq. Walhamdulillah.

Maka saatnya sekarang kita mendulang faidah, pertemuan kedua Asy Syaikh Muhammad bin Hadi hafizhahullah  dengan syubhat sesat Jafar Salih dalam rangka untuk membuldozer keyakinan bathil lagi sesat yang bercokol di dirinya setelah beliau membuldozer kecerdasan Jafar Salih dalam permasalahan dana Ihya’ut Turats (https://tukpencarialhaq.wordpress.com/2012/12/24/ketika-ahlussunnah-dipaksa-js-untuk-memilih/):

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafizhahullah ditanya:

“Bagaimana pendapat Anda -semoga Allah menjaga Anda- tentang orang yang mengatakan: “Saya jamin engkau tidak akan ditanya di alam kuburmu tentang vonis tabdi’ terhadap si fulan atau alan, tetapi engkau hanya akan ditanya tentang agamamu, nabimu dan Rabbmu?”

gbr1

Bukti ucapan batilnya: http://goo.gl/zFKmR

Beliau menjawab:

Alhamdulillah… ini padanya terdapat kelancangan terhadap Allah yang dikhawatirkan orangnya akan tertimpa adzab. Katakan kepadanya; benar engkau akan ditanya tentang Rabbmu, agamamu dan nabimu, tiga pertanyaan ini.

Dan termasuk pertanyaan tentang nabimu adalah sisi pada firman Allah berikut ini:

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا * يَا وَيْلَتَا لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلانًا خَلِيلًا * لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي

“Dan ingatlah hari ketika itu orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata, ‘Duhai kiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, sekiranya dahulu aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku. Sungguh dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku.’ Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (Al-Furqan: 27-29)

Jadi, para dai yang menyerukan kebid’ahan adalah para dai sesat yang mereka akan memalingkan dirimu dari jalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi was salam, lalu ketika engkau ditanya engkau akan menjawab: “Duhai kiranya dahulu aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku.”

Jadi, orang yang mengatakan ucapan ini saya mengira dia tidak memperhatikan Kitabullah dan tafsirnya dengan tujuan mengambil faedah, atau dia telah memperhatikannya namun dikuasai hawa nafsunya atau mencintai syahwat atau ambisi jabatan atau hawa nafsu dalam rangka membela si fulan atau alan -Allah yang lebih mengetahui- tentang orang yang mengatakan ucapan ini dan apa yang ada di dalam hatinya.

Yang menjadi dalil lain yang sekarang bisa kalian dengar:

وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ مَاذَا أَجَبْتُمُ الْمُرْسَلِينَ، فَعَمِيَتْ عَلَيْهِمُ الْأَنبَاء يَوْمَئِذٍ فَهُمْ لَا يَتَسَاءلُونَ، فَأَمَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحاً فَعَسَى أَن يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِين

“Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka dengan berfirman: “Apa jawaban kalian terhadap dakwah para rasul? Maka segala macam alasan pada hari itu tidak bisa mereka sampaikan, karena itu mereka tidak saling bertanya. Adapun siapa yang bertaubat, beriman serta beramal saleh, maka mudah-mudahan dia termasuk orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Qashash: 65-67)

Jadi pertanyaanya adalah: “Apa jawaban kalian terhadap dakwah para rasul?” Jika seseorang mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi was salam dengan baik, maka dia akan menjawab: “Beliau adalah utusan Allah, kami beriman kepada beliau, membenarkannya dan mengikutinya.” Jika keadaannya tidak seperti itu maka dia akan menjawab: “Hah, hah, saya tidak tahu.” Dan pada hari kiamat nanti dia akan mengatakan:

يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا * يَا وَيْلَتَا لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلانًا خَلِيلًا * لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي

“Duhai kiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, sekiranya dahulu aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku. Sungguh dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku.’ Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (Al-Furqan: 27-29)

Saya khawatir sebagian mereka ini dikuasai oleh hawa nafsu dalam rangka membela si fulan atau alan, lalu dia melontarkan bencana semacam ini yang melupakan dia dari kandungan Kitabullah, walaupun dia menghapalnya di luar kepala, hanya saja hawa nafsu melupakannya dari kandungan Kitabullah, tidak memperhatikan dan tidak mentadabburinya.

Maka kita memohon kepada Allah agar melindungi kita dari ketergelinciran, dan kita juga memohon keselamatan dari kesalahan dalam ucapan maupun perbuatan.

Ini adalah ucapan bathil dan tidak sepantasnya menoleh kepadanya. Dan orang yang mengatakannya wajib takut kepada Allah di dalam hatinya dan jangan bersikap lancang terhadap Allah Tabaraka wa Ta’ala. -selesai jawaban beliau-

Dari ceramah bertema “Berpegang Teguh dengan As-Sunnah

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=111875

http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=24642

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s