Beranda » download Audio » Meruntuhkan Syubhat Hizbiyyah Turotsiyyah (Firanda,Abdullah Taslim Cs)

Meruntuhkan Syubhat Hizbiyyah Turotsiyyah (Firanda,Abdullah Taslim Cs)

Bismillahirrohmanirrohim. o

Diantara sekian Ciri Hizbiyyah yang perlu kita ketahui adalah banyaknya Syubhat dan kerancuan berpikir yang ada pada Mereka,salah satu syubhat di antara Sekian banyak syubhat yang mereka lontarkan adalah pengklasifikasian Ulama Menjadi Ulama Kibar dan Ulama Shighar,sehingga ketika Ulama yang mereka anggap Ulama Shigar membongkar Kesesatan dan Penyimpangan Suatu Firqah (Kelompok) atau penyimpangan tokoh yang memiliki pemikiran sesat maka para hizbiyyun tersebut berusaha memalingkan Al Haq dari Umat dengan Syubhat murahan “yang berfatwa kan Ulama Shighar bukan Ulama Kibar”.Demikianlah Ahlul Batil dari masa kemasa senantiasa memerangi al haq dan ahlul haq dengan kerancuan yang ada pada mereka.
Berikut ini rekaman Kajian yang di sampaikan oleh Al Ustadz Abdurrahman Mubarak Hafizhahumullahu Ta’ala Pada Acara Kajian Ilmiyah yang di adakan pada hari Kamis 7 Jumadil Akhir 1434 H yang bertepatan dengan tanggal 18 April 2013 di Ma’had Riyadhul Jannah Bojong ,Mudah-mudahan bermanfaat dan di persilahkan untuk menyebarkan rekaman kajian tersebut untuk kepentingan Da’wah bukan untuk tujuan komersiI

Download Membantah Syubhat Hizbiyyah Sururiyyah

sumber http://kajiancileungsi.wordpress.com/2013/04/18/new-membantah-syubhat-hizbiyyun-sururiyyun-turotsiyyun/

2 thoughts on “Meruntuhkan Syubhat Hizbiyyah Turotsiyyah (Firanda,Abdullah Taslim Cs)

  1. Jazakumullaahu khoiro atas faedah2 ilmiyahnya…
    Ana jadi ingat masa_masa lalu tentang pembagian shighorul ‘ulama dan kibaarul ‘ulama yang myatanya bila mereka dapati qoul dari ulama kibar yg tak sesuai dg hawa mereka ,mereka menolak dg”ulama juga manusia” atau “tidak boleh taqlid”dan yg semisal.baarakallaahu fiikum

    • Wa iyyaka Wa Fiika Baarokalloh.seperti itulah ciri hizbiyyah dari masa ke masa senantiasa nebeng di belakang nama besar para ulama ahlussunnah,ketika ada fatwa yang di kira sesuai dengan hawa nafsunya maka dengan semangat ashobiyah mereka mengambilnya dan ketika fatwa ulama tersebut bertentangan dengan entengnya mereka menyatakan ulama juga kan manusia biasa bisa salah bisa benar.Na’udzubillah min Dzalik Mudah2an Allah Istiqamahkan kita di atas Manhaj yang Mulia ini

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s