Beranda » Manhaj » Nasehat Untuk yang menasehati Ja’far Shalih

Nasehat Untuk yang menasehati Ja’far Shalih

Tanya:
Bagaimana Ustadz tuntunan para ulama terhadap sebagian da’i Ahlus Sunnah di zaman ini yang katanya dia atau mereka menolak Rodja,tidak menyarankan(suara tidak jelas) akan tetapi mereka mendiamkan dan justru membela Ja’far Soleh -na’am- yang nyata-nyata membela mereka?

Jawab:
Semestinya kepada…jika benar demikian,baarokalloohu fiikum,sebagian da’i mengatakan: “ya kita harus menasehati,harus menasehati.”Na’am,faddhol,nasehati.Sudah 2 tahun lebih masalahnya.Antum sudah menasehati kemungkaran-kemungkaran dia,yang menyatakan bahwa:

– Permasalahan Ihya’ut Turats tidak akan ditanya di kubur?Sudah dinasehati?Kalau jawabannya sudah gimana hasilnya? Mau taubat?Mau ruju’?

– Berikutnya juga pernyataan dia,pembelaan dia terhadap beberapa hizbiyyin di zaman ini,sudah antum nasehati? Kalau jawabannya belum,nasehati!Kalau jawabannya sudah,gimana hasilnya?

– Yang ketiga tentang radio Rodja yang kalian sendiri -para da’i tadi – mendengar nasehat Syaikh Rabi’.Nasehat Syaikh!Nggak perlu menunggu kita.Syaikh langsung.Bagaimana hasilnya?
Wa antum sendiri sudah menasehati?Mau dia mendengarkan nasehat antum?
Gimana?
Apa akan terus dibiarkan begini Salafiyyin dalam keadaan bingung dan menerima syubhat demi syubhat?
Maka saya katakan:antum harus berlepas diri darinya.Kalau merasa belum menasehati,ingin mencoba lagi,dianggap tidak cukup nasehat-nasehat sebelumnya terkhusus dari Syaikh Rabi’,apakah kita merasa lebih berilmu dari Syaikh? Lebih hikmah dari Syaikh?
Lebih disegani oleh dia daripada Syaikh?
Na’am,baarokalloohu fiikum.
Sudah,jangan kemudian kita ini digiring oleh ‘athifiyyah di dalam bersikap,di dalam menilai.Jangan ‘athifiyyah. ‘Athifiyyah itu perasaan dan emosional kita.Jangan.Berjalanlah di atas ilmu.
Berjalanlah di atas ilmu.Sunnah nggak butuh kita,Salafiyyah nggak butuh kita,kita yang butuh kepada Salafiyyah. Kalau kita tidak mau berpegang atau bersantai-santai memegangnya,kita akan terpelanting jatuh.Sunnah dan Salafiyyah akan terus berjalan.Jangan dikira Salafiyyah dan dakwah ini butuh kita.Nggak.Kalau kita semua meninggalkan Salafiyyah,meninggalkan sunnah ini,tetap ALLOH akan…dengan qudrah dan iradahNya akan terus berjalan dakwah ini.
Akan datang orang lain yang menggantikan kita,lebih baik dari kita. Baarokalloohu fiikum, na’am.

Transkrif Tanya Jawab Bersama Al Ustadz Luqman Ba’abduh pada Acara Kajian Ilmiyah di Masjid Al Mujahidin Slipi Hari Sabtu tanggal 09 November 2013

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s